Jumat, 05 Maret 2010

Format Flashdisk Error

Terkadang flashdisk yang kita punya tidak bisa terdetect atau bahkan tidak bisa diformat. Hal itu terkadang sangat menjengkelkan karena saat itu kita akan cenderung menganggap flashdisk kita sudah rusak.

Berikut ini langkah langkah yang harus anda lakukan:
- Anda buka windows run (start->run)
- Lalu ketik “compmgmt.msc” tanpa spasi, tekan enter
- Pada bagian storage, buka disk management.
- Di situ harusnya ada deh kamu punya USB, Tinggal kamu klik kanan, trus pilih create partition. Setelah itu kamu klik kanan lagi, pilih format dan Selesai sudah flashdisk sudah bisa digunakan kembali.

SISTEM PAKAR

Secara umum, sistem pakar adalah sistem yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer yang dirancang untuk memodelkan kemampuan menyelesaikan masalah seperti layaknya seorang pakar. Dengan sistem pakar ini, orang awam pun dapat menyelesaikan masalahnya atau hanya sekedar mencari suatu informasi berkualitas yang sebenarnya hanya dapat diperoleh dengan bantuan para ahli di bidangnya. Sistem pakar ini juga akan dapat membantu aktivitas para pakar sebagai asisten yang berpengalaman dan mempunyai asisten yang berpengalaman dan mempunyai pengetahuan yang dibutuhkan. Dalam penyusunannya, sistem pakar mengkombinasikan kaidah-kaidah penarikan kesimpulan (inference rules) dengan basis pengetahuan tertentu yang diberikan oleh satu atau lebih pakar dalam bidang tertentu. Kombinasi dari kedua hal tersebut disimpan dalam komputer, yang selanjutnya digunakan dalam proses pengambilan keputusan untuk penyelesaian masalah tertentu.



Ciri-Ciri Sistem Pakar :


-Sistem pakar yang baik harus memenuhi ciri-ciri sebagai berikut :
-Memiliki informasi yang handal.
-Mudah dimodifikasi.
-Dapat digunakan dalam berbagai jenis komputer.
-Memiliki kemampuan untuk belajar beradaptasi.





Keuntungan Sistem Pakar :


-Memungkinkan orang awam bisa mengerjakan pekerjaan para ahli.

-Menyimpan pengetahuan dan keahlian para pakar.

-Mampu mengambil dan melestarikan keahlian para pakar (terutama yang termasuk keahlian langka).

-Memiliki kemampuan untuk mengakses pengetahuan.

-Memiliki reabilitas.

-Meningkatkan kapabilitas sistem komputer.

-Meningkatkan kapabilitas dalam penyelesaian masalah.

-Menghemat waktu dalam pengambilan keputusan




Kelemahan Sistem Pakar


-Biaya yang diperlukan untuk membuat dan memeliharanya sangat mahal.

-Sulit dikembangkan. Hal ini tentu saja erat kaitannya dengan ketersediaan pakar di bidangnya.

-Sistem Pakar tidak 100% bernilai benar.



Struktur Sistem Pakar
-Basis Pengetahuan (Knowledge Base)
-Mesin Inferensi (Inference Engine)
-Basis Data (Data Base)
-Antarmuka Pemakai (User Interface)




Teknik Representasi Pengetahuan
- Rule-Based Knowledge
- Frame-Based Knowledge
- Object-Based Knowledge
- Case-Base Reasoning

Kamis, 04 Maret 2010

DASAR JAVA (1)

Java merupakan bahasa pemrograman berbasis objek yang saat ini sedang naik daun dan digunakan oleh para programmer dan software developer untuk mengembangkan berbagai tipe aplikasi, mulai dari aplikasi konsol, aplikasi desktop, applet, sampai ke aplikasi-aplikasi berskala enterprise.


Java dikategorikan menjadi 3 edisi :

1. J2SE ( Java 2 Platform Standard Edition) untuk pembuatan aplikasi-aplikasi desktop dan applet.


2.J2EE (Java 2 Platform Enterprise Edition) untuk pembuatan aplikasi-aplikasi multi-tier berskala enterprise.


3. J2ME (Java 2 Platform Micro Edition) untuk pembuatan aplikasi-aplikasi yang dapat dijalankan di lingkungan perangkat-perangkat mikro seperti handphone dan PDA.


Pada pembahasan kali ini kita akan mengupas tentang dasar dan cara kerja J2SE dari contoh-contoh programnya.

Kita akan menggunakan media tulis yaitu notepad untuk menulis kodingnya dan untuk meng-compile dan menjalankan ( melihat output) program tersebut kita menggunakan command prompt.

Catatan : Dalam java, nama file dan nama kelas yang memiliki method harus disimpan dengan nama yang sama. Sebelum menjalankan suatu program java, kita harus mengkompilenya terlebih dahulu untuk mengecek jumlah kesalahan/error dan juga untuk menandakan bahwa program yang kita buat adalah program yang baru. Jika kita menjalankan program tersebut tanpa kompile, maka hasil output yang dikeluarkan adalah hasil output dari program sebelumnya. Adapun cara mengkompile dan menjalankan program adalah sebagai berikut :


Kompile : javac nama_file.java

Eksekusi : java nama_file



Program 1 :

class lat1 {

public static void main(String orgs[]) {

System.out.println("Teddy Indra Maulana Keren...");

}

}

Hasil :



LOGIKA :

Baris kode di atas menggunakan kata kunci class untuk mendefinisikan sebuah kelas baru dan diikuti dengan nama kelasnya yaitu lat1. Method main() adalah method utama dan akan dieksekusi pertama kali saat program dijalankan. Kata kunci public berguna menandakan bahwa method tersebut dapat di akses oleh luar (di luar akses lat1). Static berguna untuk memanggil method main() ke interpreter Java tanpa harus melakukan instansiasi terhadap kelas lat1 terlebih dahulu. Tanda “{“ sebagai awal dari blok program dan tanda “}” sebagai akhir dari blok program. System.out.println berguna untuk mencetak/menampilkan “Teddy Indra Maulana Keren…” ke layar output/monitor.



Program 2 :

import javax.swing.*;

class lat2 {

public static void main(String orgs[]) {

JOptionPane.showMessageDialog(null,"Are you OK ??");

}

}


HASIL :



LOGIKA :

import javax.swing.*; untuk memanggil self koding yang telah di sediakan oleh java. cClass baru bernama lat2. Method main() adalah method utama dan akan dieksekusi pertama kali saat program dijalankan. Kata kunci public berguna menandakan bahwa method tersebut dapat di akses oleh luar (di luar akses lat1). Static berguna untuk memanggil method main() ke interpreter Java tanpa harus melakukan instansiasi terhadap kelas lat1 terlebih dahulu. Tanda “{“ sebagai awal dari blok program dan tanda “}” sebagai akhir dari blok program.


Program 3 :

import javax.swing.*;

class lat3 {

public static void main(String orgs[] ) {

String nama = JOptionPane.showInputDialog("Input Nama : ");

JOptionPane. showMessageDialog(null,nama);

}

}


Untuk Input Data :


Output data setelah melakukan penginputan :


LOGIKA :

Class baru dengan nama lat3. Variabel nama bertip string dengan ketentuan bahwa variabel tersebut memanggil option pane dalam bentuk kotak dialog yang akan meminta input data. Jika telah selesai mengetik, maka akan ditampilkan output dari nama yang telah diinput dalam bentuk pesan dialog.



Program 4 :

import javax.swing.*;

class lat4 {

public lat4() { JOptionPane.showMessageDialog(null,hasil(5,4)); }

public int hasil(int A,int B) {

return A+B;

}

public static void main (String Args[]) {

new lat4() ;

}

}


HASIL :

LOGIKA :

Kelas baru bernama lat4. Mendefinisikan bahwa hasil memiliki 2 variabel dengan tipe integer A dan B bernilai 4 dan 5 dengan perhitungan untuk hasil adalah A+B atau 4+5. Maka setelah itu hasil dari perhitungan variabel hasil adalah 9 dalam bentuk kotak dialog.